Bangkit Setelah Gagal

DINAS PENDIDIKAN KAB. PEMALANG

Sabtu kemarin, saya berkunjung mendatangi acara Reuni Sekolah, saya bertemu dengan sahabat lama, teman akrab saya dulu, dan saya liat muka yang kurang bahagi, setelah alam berdiskusi, dia bercerita bahwa pada saat ini dia mengalami beberapa kegagalan dalam hidupnya, dia gagal membina Hubungan asmara, dia Gagal Memperoleh pada suatu perusahaan yang dia inginkan.


Kita Semua pasti akan menyambut datangnya sukses dengan tangan terbuka. sebaliknya, banyak orang akan berusaha agar tidak mengalami kegagalan. Kenyataannya, sukses dan gagal merupakan “satu paket” yang tidak bisa dipisahkan. Lalu, mengapa kita harus takut pada kegagalan? Yang perlu kita ketahui adalah apa yang harus kita lakukan ketika kegagalan datang.

Jika kita sadar bahwa kegagalan itu merupakan bagian dari sukses dan kegagalan merupakan guru yang terbaik, maka kita tidak akan takut ketika kegagalan datang.

Sebagai manusia tentu kita memiliki perasaan dan emosi. Pada saat kita melakukan kesalahan ataupun kegagalan yang menurut kita sangat mengecewakan dan memalukan diri kita, tentu kita dapat merasa kesal, sedih, dan bingung. Tidak jarang pula kita mungkin marah terhadap diri kita sendiri. Jika kita memang merasakan hal yang demikian, kita berhak meluapkan kesedihan kita sejenak dengan menangis, menceritakan kekesalan maupun kesedihan kita kepada keluarga kita ataupun sahabat yang kita percayai, mungkin juga berteriak dengan keras di suatu lapangan rumput yang luas atau berbagai ekspresi kekesalan

kita sudah tahu bahwa kegagalan bukanlah hal yang perlu ditakutkan. Bahkan banyak hal positif yang bisa kita petik dari kegagalan. Selanjutnya, yang perlu kita ketahui adalah langkah-langkah apa yang perlu kita ambil jika kita harus mengalami kegagalan.

Kesadaran.
Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah menyadari bahwa kita sedang mengalami kegagalan. Tanpa kesadaran ini, kita tidak bisa berlanjut ke langkah perbaikan berikutnya. Biasanya, banyak tanda-tanda yang menyertai datangnya kegagalan, antara lain, hasil penilaian kinerja yang buruk, masalah dalam komunikasi antardepartemen, arus kas yang terhambat, menurunnya keuntungan, ataupun berkurangnya pelanggan secara drastis dalam kurun waktu tertentu.

Evaluasi.
Setelah kita sadar bahwa kita telah mengalami kegagalan, langkah selanjutnya adalah mengevaluasi kesalahan apa yang sudah kita lakukan. Evaluasi bisa dilakukan dengan mengurut kembali langkah-langkah yang telah kita lakukan sebelumnya, lalu menganalisa kegagalan yang terjadi.

Kegagalan bisa saja terjadi karena faktor internal: keterampilan dan pengetahuan yang kurang, fasilitas dan dukungan yang terbatas, sikap yang negatif, kurang komitmen, atau kurang persiapan. Kesalahan bisa juga datang dari luar: kondisi perekonomian yang memburuk, peraturan dan perundang-undangan baru yang tidak mendukung, atau adanya teknologi baru yang belum kita manfaatkan.

Koreksi dan perubahan.
Hasil evaluasi kemudian perlu kita olah agar bisa kita gunakan untuk mempelajari dan menentukan tindakan koreksi yang harus dilakukan dan perubahan yang perlu kita ciptakan untuk membantu kita bangkit dari kegagalan.

Konsolidasi.
Setelah tindakan koreksi dan perubahan kita susun, langkah selanjutnya adalah melakukan konsolidasi. Konsolidasi bisa kita lakukan ke dalam ataupun ke luar, dan dengan berbagai pihak, antara lain: atasan, bawahan, rekan sekerja, pelanggan, supplier, bahkan keluarga dan teman. Konsolidasi ini diperlukan untuk menggalang dukungan, mengumpulkan sumber daya yang diperlukan, serta menyusun strategi sukses.

Perencanaan.
Setelah konsolidasi dilakukan, perencanaan yang lebih matang pun bisa kita siapkan. Dalam perencanaan, jangan lupa untuk mengantisipasi kendala, kesalahan, dan kegagalan yang mungkin harus kita alami, atau bahkan yang harus kita ciptakan untuk kita jadikan batu loncatan guna meraih sukses (seperti sang keledai yang menggunakan tanah yang dilemparkan ke pundaknya untuk melangkah maju dan keluar dari mulut sumur).

Aksi.
Perencanaan yang telah disusun harus segera diimplementasikan. Perencanaan tanpa pelaksanaan tak ada nilai tambahnya. Jadi, setelah semuanya disusun dengan baik, langkah selanjutnya adalah melaksanakannya, yaitu melakukan aksi, setelah itu barulah kita bisa memetik hasilnya. Ayo bergerak stelah pernah mengalami kegagalan.

beberapa tokoh dunia seperti Soichiro Honda, Thomas Edison, Rupert Murdock, Albert Einstein adalah orang-orang yang meraih sukses di bidang masing-masing melalui berbagai kegagalan. Mereka sudah membuktikan bahwa kegagalan berada dalam satu paket dengan kesuksesan. Mereka juga telah banyak memperoleh manfaat dari serangkaian kegagalan yang mereka alami. Jadi, jika kegagalan datang, kita tidak perlu patah semangat, pastikan bahwa kita memetik manfaat dari kegagalan dan menggunakannya sebagai batu loncatan untuk meraih sukses,Sukses Adalah Percobaan yang ke… dan Berhasil

Banyak orang bijak menjadikan kegagalan sebagai motivasi untuk mencapai kesuksesan. Saat mendapatkan kegagalan, mereka tidak hanya berpangku tangan menyesali diri namun bangkit untuk berusaha memperbaiki kegagalan tersebut hingga mencapai hasil yang diinginkan. Bagaimana dengan Anda…

Kehebatan kita bukannya karena tidak pernah jatuh,tetapi mampu bangkit kembali setiap kali kita jatuh”Oliver Goldsmith

“Saya berpikir dan berpikir selam berbulan-bulan dan bertahun-tahun.ternayata 99 kali kesimpulannya salah.Tetapi pada kesempatan yang ke 100,saya betul” Albert Einstein

= setelah berhasil bangkit dalam Melewati fase hidup yang menyakitkan =

Menuju Sebuah Perubahan

Disaat kita berkomitmen untuk berubah, janganlah katakan “AKU INGIN BERUBAH”, tapi katakanlah “AKU AKAN BERUBAH”.

Berkata-kata hanya di lisan itu mudah. Tapi untuk tetap konsisten melakukannya itu yang butuh perjuangan besar. Jangan katakan sulit terhadap sesuatu yang belum engkau lakukan, tapi katakanlah “SAYA HARUS BISA”… Tidak ada kata gagal, yang ada adalah terus berusaha semaksimal mungkin. Biar Alloh saja yang menentukan semuanya. Tidak ada jiwa yang terlatih, yang ada adalah jiwa-jiwa yang terus berlatih.

Kerahkan segala kemampuanmu semaksimal mungkin. Jangan mengeluh, jangan menyerah untuk sebuah perubahan yg lebih baik lagi. Semuanya, niatkan hanya untuk Alloh saja. ALLOH SAJA… ALLOH SAJA… ALLOH SAJA…

Ya Alloh Ya Tuhan kami, Jangan acuhkan kami dalam situasi apapun, kapanpun, dimanapun. Terus bimbing kami utk istiqomah di jalan-Mu. AMIN,,,

Tips Tetep Semangat

14.jpg

Cara menjaga diri agar tetap semangat menurut Aa Gym adalah dengan rumus 3T:

1. Taubat

2. Taat

3. Tawakal diiringi dengan ikhtiar

Pada sesi tanya jawab melalui email ada sesuatu yg membuat kita tersenyum. Ada sebuah email yg bertanya:

“Aa saya sudah 6 bulan putus dengan seseorang. Tetapi saya optimis dia akan kembali lagi.
Bagaimana menurut Aa, apakah saya termasuk orang yg optimis?”

Aa Gym hanya tersenyum dan menyarankan kepada si penanya agar menjadikan sarana Istikhoroh untuk mencari solusi. Aku menjadi teringat suatu lirik lagu Peterpan:
“…. hingga saat kau tak kembali… kan kukenang… di hati saja.

coy.jpg

JAUHI PENYAKIT S==D==R

Saudara-saudara sekalian, semoga Allah yang menguasai diri kita menolong kita semua, untuk tidak dihinggapi penyakit SDR. Apakah penyakit SDR, ini penyakit minimal yang harus bisa kita bersihkan dari diri kita. SDR adalah Sombong, Dengki, Ria. Mengapa ? Ramadhan ini kita harus bertekad sekuat tenaga jangan sampai kita diperdudak dan hancur karena penyakit ini.

Ciri orang yang sombong bagaimana ? Orang yang sombong itu bukan orang yang kaya, yang berpangkat, yang rupawan. Ciri orang yang sombong itu ada dua :

1. Mendustakan Kebenaran

2. Menggangap rendah orang lain

Jadi orang sombong bisa mengena kepada orang kaya dan orang miskin, bisa kena kepada orang berpangkat dan tidak berpangkat. Orang sombong tidak suka kepada nasehat, tidak suka kepada kebenaran, tidak suka mendengar ilmu tentang agama. Semakin tinggi ketakaburan-nya maka dia semakin mendustakan kebenaran dan semakin melawan kebenaran itu sendiri.

Memang tingkatan kesombongan beragam, ada yang dia beribadah tapi dia tidak mau dengar nasehat, yang namanya agama itu dianggap remeh, dianggap tidak ada. Mendengar kata Allah saja tidak suka, paling top “yang diatas”, padahal yang diatas itu kan banyak, genteng misalnya.

Dia tidak suka datang kemajelis taklim, dirumahnya tidak mau membaca buku-buku agama, tidak suka mendengar acara-acara yang menambah ilmu agamanya. Karena ilmu agama tidak dianggap suatu yang dibutuhkan. Dia lebih merasa dirinyalah yang benar. Jadi klo berdebat nafsunya saja yang berbicara. Bergaulnya juga tidak mau dekat dengan orang-orang yang dekat agama, dia tidak suka.

Dia memang tidak terlihat arogan, tidak semuanya orang takabur itu kelihatan arogan. tapi sikap meremehkan agama, ini merupakan bagian dari sikap takabur. Termasuk meremehkan Nabi Muhammad SAW. Nabi Muhammad tidak termasuk idolanya, Nabi kan hidupnya di jaman dulu, dst. Seakan-akan Nabi tidak menjadi teladan saat ini. Orang yang sombong tidak mau merujuk kepada contoh Nabi kita, padahal Rosul adalah Uswatun Hasanah.

Termasuk diantara kesombongan adalah tidak mau dikoreksi, tidak mau dikritik, kalau bicara mau menang sendiri. Dia Sholat, dia shaum, dia zakat, dia Haji dan umroh, itu sudah baik. Tapi kalau sombong nya ada, dia tidak mau kalah, kalau bicara cenderung mau menang sendiri. Tidak bisa dinasehati, tidak bisa diberi saran. Kalau diberi kritik, belum apa-apa langsung membalas balik, selain menolak juga menyerang yang mengkritiknya. Kalau diberi saran dia meremehkan saran orang lain. Kalau ngobrol hobi nya memotong perkataan orang lain. Selalu dia ingin menunjukkan bahwa dia yang paling benar, dia yang paling tahu, dia yang paling penting. Ini namanya takabur, “Tidak akan masuk surga, barang siapa yang dihatinya ada kesombongan, ketakaburan walau sebesar zarrah” (Al Hadist).

Ciri lain orang sombong adalah melihat orang lain lebih rendah dari dirinya. Dilihat misalnya dari cara menyuruh orang lain, seakan-akan orang lain lebih rendah dari dia. Dia tidak berani menyuruh begini ke orang yang lebih tinggi seperti murid kepada gurunya.

Biasanya orang yang sombong dia akan menunjukkan dengan prilakunya, dirinya lebih tinggi dan orang lain lebih rendah. Dari cara menyuruh, cara duduk, cara bersikap, akan terlihat ekpresi kepribadiannya.

Nah saudara sekalian di bulan Ramadhan ini kita harus meniru Nabi. Nabi Muhammad itu puncak kedudukan, sebagai pimpinan tertinggi, rasul, orang yang menguasai negara, panglima, yang paling berilmu… Tapi paling rendah hati, tawadhu dan sering berdialog dengan sahabat dan meminta pendapat sahabatnya. Sepanjang itu bukan wahyu, Nabi Muhammad sering meminta saran dari sahabatnya dan bermusyawah. Dan Nabi tidak membeda-bedakan orang, datang orang kaya, orang miskin sama saja, karena kaya miskin semua milik Allah.

Nabi Muhammad jika ada undangan mau datang ketempat yang paling sederhana sekalipun. Nabi Muhammad rumahnya sangat sederhana dan bersahaja. Dan yang terpenting beliau, selalu berusaha membuat orang-orang yang ada disekitarnya “merasa penting” (ini kuncinya). Jadi Rosul itu setiap berjumpa dengan orang mesti orang yang sudah ditemui beliau itu di hatinya merasa saya orang yang penting, disukai Rosul, orang yang spesial…

Nah Saudara semua, karena itu kita harus melakukan sesuatu dengan ketulusan, sehingga orang merasa dihargai. Tampak nya Ramadhan ini harus menjadi ajang latihan kita untuk jauh lebih rendah hati. Kita harus mulai senang mendengar tausyiah, walaupun nanti kita tersindir, tidak apa-apa jika itu memang kebenaran. Kita harus mulai senang melangkahkan kaki senang datang ke majelis taklim, i’tikaf dimasjid, biasanya jika ada perasaan takabur ada aja alasan untuk menolak mendengar ceramah. Seakan ada yang lebih penting, padahal dirumah tidak mengerjakan apa-apa. Nah hati-hati itu gejala kesombongan kita.

Dan kalau kita melihat orang lain, kita harus berani mencari sisi-sisi positif dari orang lain. Karena siapa tahu jelek menurut kita, padahal di dalam pandangan Allah orang tersebut memiliki derajat yang lebih tinggi. Mungkin orang itu ilmunya sedikit tapi orang itu amalnya banyak dan lebih ikhlas, itu lebih bagus daripada banyak ilmu tapi tidak punya amal dan juga tidak ikhlas. Jika ada orang banyak dosa tapi dia benar-benar bertaubat, taubatan nasyuha, habis dosanya. Dari pada kita merasa banyak amal padahal belum tentu diterima amalnya, dan taubatnya juga tidak sungguh-sungguh.

Nah kita harus mulai belajar sekarang untuk menghargai orang lain, membuat orang merasa penting. InsyaAllah..

Menyempurnakan Ikhtiar

aagym011.jpg
Saudaraku yang budiman, manusia itu diciptakan lengkap dengan rezekinya, dan kita tidak disuruh mencari rezeki tetapi justru harus menjemput jatah rezeki kita, karena tidak mungkin Allah menciptakan perut kecuali sudah dengan isinya “Dan tidak ada.. sesuatu yang melata di bumi melainkan Allah yang memberi rizkinya” (Q.S:Huud/11:6)

Namun demikian kita harus memahami bahwa menjemput rezeki ini dibutuhkan kegigihan didalam meyakini jaminan Allah dan juga butuh kegigihan dalam menyempurnakan ikhtiar, karena ada juga orang yang mencari rezeki dengan menggadaikan akhirat. Kadangkalan ada orang yang yakin kepada Allah tetapi tidak disempurnakan ikhtiarnya akibatnya dia tidak berhasil untuk menjemput jatahnya sendiri dan ada juga yang tidak mencari rezeki dan tidak yakin, inilah orang yang paling rugi. Naudzubillahi min dzalik

Dalam menghadapi keadaan krisis keuangan seperti sekarang ini kita semua membutuhkan beberapa langkah untuk menghadapi semua ini, lalu apa saja kiat yang dapat ditempuh ? Insya Allah akan kita bahas berikut ini.

Kiat menyikapi krisis keuangan :

1. Kita harus yakin bahwa yang membagikan rezeki adalah Allah SWT, tidak mungkin Allah menciptakan kita tanpa rezeki-Nya, hanya masalahnya kita harus luar biasa mengerahkan kemampuan kita untuk menggapai jatah kita.

2. Kita harus mulai sekuat tenaga mengevaluasi sikap kita terhadap apa yang diberikan Allah kepada kita selama ini, mungkin Allah telah memberikan cukup tetapi malah kita gunakan untuk yang sia-sia bahkan maksiat. Naudzubillahi min dzalik

3. Kita harus mulai meningkatkan kegigihan kita dalam bekerja. Lihatlah burung yang berangkat mencari makan dengan perut kosong dan berikhtiar dengan mengepakan kedua sayapnya dan akhirnya pulang dengan perut berisi makanan. Subhanalloh

4. Kita harus meningkatkan ibadah karena Allah yang membagikan rezeki. Barangsiapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia menjadikan jalan keluar baginya dan Dia akan memberikan rezeki kepadanya dengan tiada terkira Dan barang siapa bertawakal kepada Allah , niscaya Dia mencukupkannya. (Q.S: Ath Thalaaq/65: 2-3)

Oleh karena itu, berangkat dari rumah, niat mencari ilmu, niat mencari nafkah, niai mencari ladang amal, niat yang baik ayunkan langkah dengan niat tulus tawakal kepada Allah, sekuat tenaga di jalan Allah maka tidak ada yang pernah meleset rizki seorang, maka ketika akan keluar rumah dianjurkan berdoa : “Bismillahi tawakkaltu alallaahi wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah”. Artinya: “Dengan menyebut nama Allah aku menyerakan diriku pada Allah dan tidak ada daya dan kekuatan selain dengan Allah saja”. (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)

Jangan patah semangat wahai saudaraku, kehidupan ini tidak selamanya dalam kesulitan. Kita harus yakin bahwa setelah kesulitan pasti ada kemudahan, yang terpenting dalam hidup ini adalah bagaimana kita bisa mensikapinya dengan baik. Percayalah Allah Maha Tahu kebutuhan kita daripada diri kita sendiri. Allah Maha Kaya dan tidak mungkin lalai kepada hamba-hamba yang dia ciptakan yang mau gigih ikhtiar di jalan yang Allah Sukai. Musibah kesulitan ini adalah ladang kreatifitas bagi kita, karena siapa tahu dengan kesulitan ini kita jadi tahu potensi diri kita yang sebenarnya membuat semakin dekat kepada Allah SWT, karena tidak akan pernah rugi dengan krisis kecuali orang yang tidak memperbaiki dirinya sendiri.Wallahu alam.

Merenungi Hidup Sangat Perlu….

aagym011.jpg

Orang yang paling mulia diantara manusia adalah orang yang paling banyak mengingat mati dan paling siap menghadapinya dengan bekal amal shalih. ( KH. Abdullah Gymnastiar ) “

Boleh jadi Allah mengabulkan harapan kita dengan tak memberi apa yang kita inginkan karena Dia Maha Tahu bahaya yang akan menimpa dibalik keinginan kita” (Aa Gym)

“Semakin ingin menunjukan diri kita agar diakui, dihormati, maka semakin tertekan, tegang dan melelahkan bathin, dan biasanya makin tak disukai.” (Aa Gym) “

Menata Hati dengan Kelembutan Cinta. ” (Aa Gym) “Tak jujur adalah penjara, yang membuat diri dicekam takut terbongkar, mudah untuk berdusta, nikmat apapun tak akan ternikmati, maka jujur adalah hidup merdeka.”(Aa Gym) “

Hati yang bersih akan peka terhadap ilmu, apapun yang dilihat, didengar, dirasakan jadi samudera ilmu yang membuatnya kian bijak, arif dan tepat dalam menyikapi hidup ini” (Aa Gym) “

Yang penting bagi pimpinan bukan memaksa anggotanya menaati kepada perintahnya, tapi membuat paham apa yang terbaik yang harus dilakukannya dengan penuh kesadaran.” (Aa Gym) “

Sikap emosional merupakan ciri belum terampil mengendalikan diri. Bagaimana mungkin dapat mengendalikan orang lain dengan baik, bila diri sendiri kurang terkendali.” (Aa Gym) “

Komentar spontan kita mungkin hanya satu patah kata, tapi bisa melukai hati dan menimbulkan kebencian mendalam, oleh karena itu waspadalah walau hanya sepatah kata” (Aa Gym) “

Mustahil semua orang akan menyukai kita — walau kita berbuat baik semaksimal mungkin. Tak usah aneh dan kecewa, terus saja berbuat yang terbaik, karena itulah yang kembali kepada kita. (Aa Gym) “

Keberanian untuk mengatakan tak tahu untuk yang tak diketahuinya jauh akan lebih menenangkan dan dihormati daripada selalu ingin kelihatan serba tahu atau sok tahu” (Aa Gym) “

Melawan kemarahan dengan kemarahan lebih banyak menimbulkan masalah baru. Ketenangan, kejernihan dan sikap yang terkendali, insya Allah akan lebih menjadi solusi” (Aa Gym) “Hati manusia berubah-ubah, sekarang marah mungkin besok lusa sudah reda bahkan mungkin lebih sayang kepada kita, oleh karena itu jangan mendendam atau benci ber-kepanjangan.” (Aa Gym) “Akan ada saat hati menjadi sedih dan gelisah. Jangan biarkan larut dan mencuri hidup kita, bangkitlah, sibuklah, bergaulah dengan orang yang manfaat dan banyaklah berzikir.”(Aa Gym) “

Berani hidup harus berani menghadapi masalah, jangan takut dan jangan gentar, hadapi dengan benar dan tawakal, karena setiap masalah sudah diukur Allah sesuai kemampuan kita.” (Aa Gym) “Konflik biasanya terjadi karena saya benar dan kamu salah, berilah kesempatan hati mengatakan kita benar dan diapun boleh jadi benar, Insya Allah akan mudah cari solusi.”(Aa Gym) “

Adakalanya Allah memberi dengan tak mengabulkan keinginan kita, karena hanya Dia yang tahu mudharatnya bila keinginan kita terpenuhi.” (Aa Gym) “Bila kita dongkol dan tak menyukai pemarah, maka berjuanglah sekuat tenaga untuk tak jadi pemarah, karena bila sama-sama pemarah maka kita sama-sama tak disukai.” (Aa Gym) “Dimana ada keinginan disana ada jalan, dimana tekad kian membaja rintangan tak akan jadi penghalang, kesuksesan kian menjelang.” (Aa Gym) “

Kita tak memiliki apapun dan tak dimiliki siapapun selain milik Allah. Hidup di dunia hanyalah mampir sejenak, mencari bekal untuk pulang dan menanti saat maut menjemput.” (Aa Gym) “Kunci sukses adalah kegigihan untuk memperbaiki diri, dan kesungguhan untuk mempersembahkan yang terbaik dari hidup ini.” (Aa Gym)

“Kebiasaan melemparkan kesalahan dan tanggungjawab kepada orang lain, selain akan menambah masalah, juga akan menjatuhkan kredibilitas, dan menghilangkan kepercayaan.” (Aa Gym) “

Orang yang sedikit pengetahuan, wawasan dan pengalaman, seperti yang terbelenggu dan dipenjara oleh keterbatasannya, hidup tak akan leluasa dan sulit untuk berbahagia.” (Aa Gym) “

Hidup jauh lebih indah, aman dan menyenangkan bila saling menyayangi, namun kasih sayang tak akan datang dengan diminta, kasih sayang akan datang bila kita yang memberi.”(Aa Gym) “

Alangkah nikmatnya jadi pemaaf, batin tenang dan lapang, urusan menjadi mudah dan tuntas, hidup bahagia dan mulia serta dicintai dan dihormati orang.” (Aa Gym) “Siapapun yang merindukan sukses, maka harus bertanya pada dirinya seberapa jauh dan sungguh-sungguh untuk berjuang, karena tiada kesuksesan tanpa perjuangan.”(Aa Gym)

“Barangsiapa yang selalu siap dan melatih diri untuk menghadapi situasi sulit, maka dia akan menghadapi kesulitan dengan tenang dan mudah.” (Aa Gym) “Kritik yang didasari kedengkian akan cenderung menyakiti, menghina, mencaci, dan hasilnya bukan perubahan melainkan kebencian dan permusuhan.”(Aa Gym) “

Jadikanlah kebahagiaan teman kita menjadi kebahagiaan kita. Ikutlah merasa bersyukur atas nikmat yang Allah berikan kepadanya, niscaya hidup ini lebih indah dan mulia.” (Aa Gym) “Air yang lembut bisa mempersatukan bahan besi, semen, kerikil, pasir sehingga menjadi beton yang kokoh. Memang kelembutan hatilah yang akan bisa mempersatukan.” (Aa Gym) “

Hanya orang yang tahu batas, dan disiplin dengan bataslah yang menikmati hidup, karena orang yang tak tahu batas dan berlebihan akan menimbulkan masalah.” (Aa Gym) “Pemimpin yang bijak, tak perlu kelihatan serba ahli menyelesaikan masalah, tapi justru memberi peluang anggotanya untuk kian terampil dan percaya diri dalam mengatasai masalah.” (Aa Gym) “

Jangan takut menjadi tua, karena pasti menua. Tapi takutlah tak menjadi dewasa, karena kedewasaan sikaplah yang menjadi jalan kebahagiaan dan kemuliaan.” (Aa Gym) “Kekuatan seorang pemimpin sejati adalah kemampuan mengendalikan diri. Bagaimana mungkin memimpin orang lain dengan baik, bila memimpin diri tak sanggup.” (Aa Gym)

“Ingatlah seseorang akan bersegera, memprioritaskan dan bersungguh-sungguh terhadap hal yang dianggapnya penting dan menguntungkan bagi dirinya, tapi tak melakukan untuk yang sebaliknya.” (Aa Gym) “Tak perlu menjawab penghinaan dengan penghinaan lagi, cukup jawablah dengan evaluasi diri, gigih memperbaiki diri, dan beri bukti yang tak terpungkiri.” (Aa Gym) “Jangan remehkan kesalahan sekecil apapun, karena boleh jadi yang kecil itulah yang menjadi awal malapetaka. Ketahuilah, kesalahan besar diawali terbiasa meremehkan kesalahan kecil.” (Aa Gym) “

Hentikanlah kebiasaan memotong pembicaraan orang, apalagi dengan memberi komentar yang tak enak, selain membuat suasana menjadi tegang, jadi menyakitkan dan menimbulkan permusuhan.” (Aa Gym) “

Hati-hati bila bergurau, bila berlebihan pasti akan menjadi masalah. Selain turunnya wibawa juga akan cenderung mudah berbohong dan menyakiti orang lain.” (Aa Gym)

RUMUS BANYAK KAWAN..

latansa.jpg
Bersilaturahmi tidak ada salahnya. Tapi dalam bersilaturahmi juga perlu sikap yang positif seperti jujur, amanah, dan terpercaya, insya Allah hubungan antara satu sama dengan yang lain menjadi lebih baik. Siapa seh yang ga suka punya temen yang amanah, jujur dan dapat dipercaya? Mungkin ga ada yang menolak punya temen yang mempunyai tiga sifat itu.

Kata Aa gym, membangun silaturahmi itu ada rumusnya. Yaitu, 3A dan 5S. Rumus ini juga akan bisa membangun kredibilitas.

3A itu adalah:
1. Aku aman bagimu
2. Aku menyenangkan bagimu
3. Aku bermanfaat bagimu

Dan di antara ketiga rumus itu harus ada kawannya, yaitu 5S
1. Senyum
2. Salam
3. Sapa
4. Sopan
5. dan Santun
Seperti sabda Rosullulah, Nabi Muhamad saw yang di riwayatkan Imam Bukhari: “Muslim yang baik adalah muslim yang menyelamatkan muslim lainnya dari gangguan tangan dan lisan.”

Dengan rumus di atas, saya sering bilang sama majikan.
“Bahwa kita harus selalu murah senyum terhadap orang lain, agar orang lain menghormati kita. Kalau kita sering memasang muka asam terhadap orang lain, pasti orang lain pun akan berbuat yang sama terhadap kita”. Walaupun majikanku bukan orang muslim aku berniat untuk mengajaknya berbuat baik terhadap orang lain, siapa tahu dia mau ikut agamaku, yaitu islam. karena agama islam mengajarkan sesuatu yang baik-baik. Pikirku.
Tiba-tiba majikanku bilang;
“ ngo em cungi dong yan lei siu, ta ciu fu, wace ging akay. Hu mafan!” (aku ga suka senyum sama orang lain, menyapa, palagi ngobrol. Merepotkan!) Dengan enaknya dia bilang begitu. Padahal manusia ga bisa hidup dengan sendiri, pasti membutuhkan pertolongan orang lain. Batinku.

Setelah aku pikir-pikir, ternyata majikanku emang sifatnya sudah begitu. Selama dua tahun tiga bulan aku bekerja dengannya, setahu aku Cuma satu temannya yang sering jalan sama dia. Selain itu ga ada temen lain lagi. Apalagi majikan yang laki, blas! Ga punya temen satupun. Walaupun begitu mereka enjoy saja menikmati hidup tanpa banyak temen. Mungkin emang sudah menjadi tradisi mereka kali ya? Dulu waktu aku kerja di majikan yang pertama juga, sama. Ga punya banyak temen. Tapi mereka masih lumayan, ada hampir 10 orang temannya yang aku ketahui.

Memang bener apa yang di katakana Aa Gym, kalau mau punya temen yang banyak harus bisa menerapkan rumus 3A dan 5S. Agar temen kita nyaman dengan keberadaan kita di sampingnya. Tidak bersifat individualisme. Hidup tanpa temen rasanya kayak apa ya? Hambar kayak sayur tanpa gula dan garam kale

3M Untuk Merubah Hidup Lebih Baik

12.jpg

1. Mulailah dari diri sendiri
Kita tidak bisa mengubah orang lain tanpa diawali dengan mengubah diri sendiri. Jangan menyuruh orang sebelum menyuruh diri dan jangan melarang orang sebelum melarang diri. Jikalau kita awali dari diri sendiri, setiap perkataan insya Allah akan menajdi kekuatan yang menggugah dan merubah.

2. Mulailah dari hal yang kecil
Kalau kita belum bisa berbuat sesuatu yang besar, lakukanlah hal-hal yang kecil. kalau kita terbiasa melakukan hal kecil dengan baik, niscaya Allah akan memberikan kesempatan untuk melakukan hal yang besar dengan cara yang terbaik.

3. Mulailah dari saat ini
Kita tidak tahu apakah kita masih memiliki waktu atau tidak. Allah-lah Yang Mahatahu ajal kita. Oleh karena itu, manfaatkan setiap kesempatan agar efektif menjadi kebaikan.

Sumber: Aa Gym Apa Adanya; Sebuah Qolbugrafi – Abdullah Gymnastiar

SMANGAT HIDUPKU…

TRIK MENGENDALIKAN MASALAH
fjay.jpg
Anda punya masalah dengan 5 K :
1. Kagum
2. Kaget
3. Kecewa
4. Kabur
5. Kagak pernah mau silaturrahmi lagi

Ada rumus manajemen akhlak dari AA GYM 5 Jangan untuk mengendalikannya
1. Jangan panik menghadapi apapun yang terjadi
2. Jangan Emosional
3. Jangan tergesa gesa dalam mengambil sikap dan keputusan
4. Jangan larut mendramatisir masalah
5. Jangan pernah putus asa

Dan H2N :
Hadapi,Hayati,dan Ni’mati.

Kiat Sukses AA GYM

7T Kiat Membentuk Pribadi Sukses’. Sebenernya dl sih dah pernah aku baca tp sekarang aku tertarik lagi dan pingin share ke temen2 yg sudi baca blogku.
Menurut Aa Gym, kunci sukses tu ada 7T yaitu
aa_gym.jpg

• Tenang , dalam menghadapi semua masalah,kita dituntut utk dapat memanej emosi kita karena dg pikiran tenang kita bisa fokus dalam memecahkan masalah dan bertindak lebih bijaksana.
• Terencana, apapun yg akan kita kerjakan seharusnya sudah terpikirkan sebelumnya sehingga pada saat kita action tidak mengalami kegagalan. Ada ungkapan “Gagal dalam merencanakan sama dg merencanakan utk gagal” ini bisa diartikan kl kita tidak terbiasa utk melatih diri membuat rencana apa saja yg akan kita kerjakan sama halnya kita menciptakan suatu kegagalan dlm pekerjaan kita.
• Terampil, kita harus mempunyai kecakapan dalam menyelesaikan permasalahan yg kita hadapi. hal ini mustahil terlaksana kl kita ndiri tidak pernah melatih ketrampilan diri
• Tertib, pekerjaan yg kita lakukan seharusnya kita selesaikan dg tertib sesuai dg aturan dan tepat waktu.Orang yg terbiasa tertib biasanya lebih santun dan mengutamakan orang lain ketimbang dirinya ndiri.
• Tekun, disini kunci penting yg harus dilakukan karena hasil dr ketekunan dan kesungguhan kita akan memberi hasil yg maksimal.
• Tegar, jangan pernah menyerah dan harus sabar dlm menghadapi permasalahan. kegagalan itu hal biasa dan harus siap dlm menghadapi hambatan yg ada. Coba dan coba lagi pe kita meraih apa yg kita impikan
• Tawadhu, apapun bentuk kesuksesan kita adalah karena campur tangan dr Allah. Jadi ga perlu kita membusungkan dada krn kesuksesan kita. pribadi yg tawadhu adalah pribadi calon pemimpin yg hebat.

Mungkin secara teori kita bisa paham dan kayanya gampang banget tp kadang pada kenyataannya susah juga utk jadi sempurna. Hanya saja kita harus dan wajib utk selalu mencoba dan terus mencoba melatih diri melakukan 7T tadi. Niat untuk jd yang terbaik bagi diri sendiri dan orang lain sangatlah penting. So…tunggu pa lagi???kl kita pgn jadi pribadi yg sukses di dunia dan akhirat ga da salahnya mulai sekarang mencoba tips 7T ala Aa Gym. Ok?!

Sudahkah Kita Memprogramkan Hidup ???

Masih didalam buku AA Gym (Apa adanya) yang saya baca, untuk menggapai kesuksesan cukup dengan rumus 7B rumus ini juga diharapkan menjadi langkah strategis untuk perbaikan masyarakat menuju bangsa yang bermartabat, mari kita simak tulisannya sebagai berikut:
1.jpg

* BER IBADAH DENGAN BENAR DAN ISTIQOMAH. Diawali dengan memahami agama dengan benar lalu mengamalkannya dengan konsisten sebagai pengokoh keimanan. karena tanpa keimanan yang kuat, bagai bangunan tanpa pondasi akan mudah oleng dan roboh.
*BERAKHLAK BAIK. Ketahuilah nilai keislaman dan keimanan kita cirinya adalah kemuliaan akhlak, yaitu menyikapi kejadian apapun dengan sikap terbaik yang diridhai ALLAH SWT.
*BELAJAR DAN BERLATIH TIADA HENTI. Segala sesuatu senantiasa berubah, bagaimana mungkin kita bisa menyikapi dengan baik apabila ilmu, pengalaman, dan wawasan tak bertambah. Kuncinya belajar dan berlatih tiada henti.
*BEKERJA KERAS TANPA HENTI. Allah telah menyediakan segala yang terbaik untuk kebahagiaan dan kemuliaan kita. Kita hanya tinggal menjemputnya, namun harus dengan kerja keras yang cerdas dan ikhlas.
*BESAHAJA DALAM HIDUP. Hidup bersahaja akan meringankan beban hidup, bebas penyakit riya, tak didengki, dan aman. Disamping itu juga akan disukai, dihormati, ringan hisabnya, disukai Allah, serta makin leluasa dalam menafkahkannya.
BANTU SESAMA. Mulailah dari sanaksaudara, tetangga terdekat, lalu lingkungan kita. Ingatlah sebaik-baik manusia adalah manusia yang membawa manfaat sebesar-besarnya bagi sesama, itulah kemuliaan yang dijanjikan Nabi kita.
*BERSIHKAN HATI SELALU. Ingatlah, tak ada artinya segala kesuksesan yang dicapi apabila menjadi ujub, riya, dan takabur. Oleh karena itu, selalu jaga kebersihan hati karena Allah hanya menyukai orang yang berhati bersih.

Semoga kiat yang disampaikan oleh AA Gym ini dapat mengantarkan kita menjadi orang yang sukses di dunia dan di akhirat. Amin.

« Older entries

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.